Minggu, 21 November 2010

Mungkin Bukan Dia

Aku tidak membencinya. Aku tidak berniat memusuhinya. Yah, aku memang iri padanya, aku juga cemburu padanya. Tapi, aku tak berniat sedikitpun menjadikannya saingan apalagi musuh.

Aku menjauhinya bukan karena membencinya. Aku hanya tak tahan melihatnya dekat dengan orang yang kusukai. Hanya itu. Tapi, sepertinya dia menerjemahkan sikapku sebagai tanda permusuhan. Dan dia mulai terlihat memusuhiku. Mungkin dia memiliki satu sifat yang sama denganku, bila dijauhi akan semakin menjauh.

Fiuuuh! Jadi aneh. Sudahlah. Mungkin dia bukan sahabat yang dikirimkan Tuhan untukku.

6 komentar:

  1. cemburuisme shyndrom nih kayaknya :P

    BalasHapus
  2. Bersaing secara sportif itu sulit memang.. :(

    BalasHapus
  3. Nyong wis lama nggak komen nang kene...

    priwe kabare mba...

    BalasHapus
  4. @ Rawins:
    lah, nyonk kalah be...

    @ Rizaldy Gema Prayudha:
    istilah apa lagi itu anak muda?

    @ Karzel:
    iya...

    @ hasanfile:
    Alhamdulillah esih urip, kang :)

    @ widaaya: hmmm juga

    BalasHapus

Silakan meninggalkan jejak berupa komentar, yang menunjukkan bahwa Anda pernah tersesat di blog ini.