Akhirnya aku tiba di titik terberat yang pernah kurasakan. Keadaan di mana aku merasa aku tak bisa sendiri. Saat di mana aku butuh seseorang untuk kupeluk seerat-eratnya, lalu aku menangis sejadinya, melepaskan semua beban di hati. Dan kenyataannya, aku sendirian. Aku kehilangan seseorang yang pernah kupercaya sepenuhnya untuk menjadi "tempat sampah"ku atas cerita-cerita bodohku. Aku kehilangan kepercayaanku padanya. Dan tak ada orang lain lagi yang bisa kupercaya. Tak ada orang lain yang bisa membuat yakin bahwa ia atau mereka bisa mengerti aku, perasaanku, posisiku.
Kirim aku malaikat-Mu...
Biar jadi kawan hidupku...
Dan tunjukkan jalan yang Kau-Pilihkan untukku...
Tuhan, beri aku seseorang. Seorang yang bisa meringankan beban di hati ini. Beri aku sahabat, beri aku saudara, atau beri aku seseorang yang bisa menggantikan ibuku yang begitu jauh di sana. beri aku seseorang yang bisa kupeluk atau seseorang aku aku bisa menangis di pangkuannya.
Tuhan, aku sedang tak bisa sendiri. Tuhan, kirim satuuuuu saja. Dua tahun yang lalu, ketika aku hampir gila karena skripsi, Kau Mengirimkan begitu banyak pelita untukku. Kali ini aku hanya meminta satu saja. Bila memang takdirku tak mendapat sahabat atau saudara di sini, bolehkah aku memintamu mengirimku kembali pada ibuku? Bolehkah aku memintamu mengirimkanku pada satu-satunya orang yang mencintaiku? Bolehkah aku meminta itu?

aku masih di sini, untukmu.......
BalasHapusamin.. mungkin allah swt sdg mengatur rencana tuk memberi yg terbaik dr yg terbaik..
BalasHapus@ ennykus:
BalasHapusyou're never here
@ manis.asam.asin:
mungkin...
aku bersedia kok mba. nego aja lah harganya. #seolah-olah. ckck. piss..
BalasHapusbtw apa kabar nih. lama ga mampir ke blog ku. hehe.
@ Rizaldy Gema Prayudha:
BalasHapusdasar otak dagang! eh, aku kok gak bisa komen di blogmu ya?